TIPS SUKSES MENJADI AGEN ASURANSI

Pekerjaan menjadi agen asuransi bisa menjadi ladang penghasilan yang subur dan menggiurkan. Seorang agen asuransi yang sukses selalu menempatkan kebutuhan klien di puncak dan juga memiliki pengetahuan yang mendalam terhadap polis asuransi dan cakupan perlindungan yang ditawarkannya.
Para agen terbaik bisa diandalkan dan menginspirasi kepercayaan klien melalui komunikasi yang efektif. Mereka juga harus memiliki informasi tentang pasar asuransi dan kompetisi. Agen asuransi harus meyakinkan klien bahwa mereka akan menerima kualitas pelayanan dan cakupan perlindungan terbaik.
Untuk beberapa orang, pekerjaan sebagai agen asuransi memang tidak mudah. Tidak jarang beberapa orang menghindari pekerjaan ini karena sudah berprasangka tentang sulitnya mendapatkan sales. Yang pasti, selama Anda tekun dan konsisten untuk terus belajar, meraih sukses sebagai agen asuransi pasti bisa.
Seorang agen asuransi wajib bisa diandalkan, baik itu oleh perusahaan asuransi, dan juga klien. Saat klien membutuhkan, agen asuransi selalu bersedia untuk berkomunikasi dengan mereka melalui komunikasi yang efektif. Mereka sadar bahwa pelanggan adalah prioritas mereka, dan sudah sepantasnya mendapatkan pelayanan yang baik, meskipun deal sudah dilakukan jauh-jauh hari.
Berikut adalah tips-tips / cara-cara yang harus dipunyai agar seseorang menjadi agen asuransi yang sukses.
1. Kemampuan Komunikasi yang Baik
Seorang agen asuransi harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk memenangkan kepercayaan serta secara tepat mampu menjelaskan seluk beluk polis kepada klien.
Agen asuransi yang sukses mampu menjelaskan bagaimana suatu polis bisa memecahkan masalah klien baik yang sudah terjadi atau yang diperkirakan akan terjadi. Agen asuransi mampu memberikan penawaran yang tidak to the point, tapi halus, melalui pembicaraan yang hangat, agar kepercayaan calon pelanggan terbangun. Setelah kepercayaan pelanggan terbangun dengan baik, ia juga tidak buru-buru melakukan closing, kecuali sudah 100% yakin.
Dengan kepercayaan penuh pada sang agen, akan lebih mudah bagi calon pelanggan untuk mengiyakan penawaran Anda.
2. Jadilah Pendengar yang Baik
Sebagai seorang agen kita harus menjadi pendengar yang baik bagi pelanggan, bukan hanya menjadi menjadi pembicara yang baik karena mereka ingin didengarkan apa keluh kesah dan kebutuhan mereka tersendiri. Dengan begitu kita dapat mengerti apa yang mereka butuhkan dan sebaliknya mereka dapat langsung memilih produk apa yang kita tawarkan.
3. Memiliki Kredibilitas
Selama pertemuan awal, agen asuransi yang sukses mampu membangun identitasnya sebagai seorang yang bisa diandalkan dalam industri ini. Jadilah sosok agen yang mampu membangun identitas sebagai seseorang yang terlihat matang dan berpengalaman dalam bidang Anda. Anda wajib menguasai materi produk dan memberikan pelayanan yang profesional. Saat kredibilitas terbangun, langkah selanjutnya akan menjadi lebih mudah.
4. Aktif dan Terorganisir
Agar bisa menjaring banyak klien, seorang agen asuransi harus aktif dan terorganisir. Penting sekali untuk mempunyai to do list dan database yang teratur untuk mengetahui jumlah target polis baru Anda, calon pelanggan yang harus difollow up dan polis hampir berakhir yang perlu segera diperbaharui.
Salah satu cara terbaik untuk tetap terorganisir dan meningkatkan produktivitas adalah dengan menggunakan berbagai aplikasi mobile khusus untuk agen asuransi.
5. Percaya Diri
Agen asuransi harus menunjukkan rasa percaya diri dan percaya pada kemampuan diri sendiri untuk menjadi sukses. Anda wajib menguasai produk dan yakin bahwa setiap usaha Anda akan memberikan hasil optimal. Rasa percaya diri memang tidak instant, seringkali Anda harus melatihnya dari pengalaman-pengalaman dalam jangka waktu tertentu.
6. Pantang Menyerah
Anda haruslah punya sifat pantang menyerah, terutama bila menghadapi penolakan. Jangan sampai baru sekali ditolak Anda sudah putus asa dan berhenti bekerja. Anda bisa melakukan pendekatan yang bertahap untuk nasabah potensial, tentu saja secara sopan dan tidak memaksa.
7. Rajin
Yes rajin! Kalau malas mana mungkin Anda bisa mendapat nasabah dan mencapai target yang Anda tentukan? Anda harus rajin mencari nasabah potensial, mencari informasi baru dari produk Anda, juga rajin memantau nasabah Anda.
8. Jujur Pada Nasabah
Jujurlah pada calon nasabah, mana asuransi yang cocok untuk mereka, berikut kekurangan dan kelebihannya. Jelaskan semua syarat dan keuntungan setiap produk asuransi. Bila ia bertanya produk asuransi apa yang paling cocok dengan kondisinya, ajukan produk yang tepat. Jangan membelok-belokkan nasabah demi keuntungan pribadi.